photo bannercreator-nu1_zpsuf9u53ms.gif

Tanda-Tanda Akhir Zaman dan Kaitannya Dengan Pergolakan dan Demonstrasi Di Dunia Arab Saat Ini

6 Jun 2011

Ada banyak tanda-tanda akhir zaman (hari kiamat), baik tanda-tanda kecil maupun tanda-tanda besar, yang pernah saya baca dari berbagai sumber referensi yang saya anggap bisa dipertanggungjawabkan, di antaranya mengambil referensi dari kitab karangan ulama besar Imam Ibnu Katsir, yaitu al-Bidayah wan Nihayah; dan menarik untuk mengaitkannya dengan pergolakan (revolusi) yang disertai banyak demonstrasi di dunia Arab saat ini.

Menurut apa yang saya pahami dari yang saya baca itu terdapat satu kejadian kelak yang akan menjadi awal atau pembuka bagi munculnya tanda-tanda besar hari kiamat, yaitu sebuah perang besar antara dua kekuatan non Islam, yaitu antara kaum Rum/Romawi (Eropa barat saat ini ?) dengan suatu kaum lain di belakangnya, dimana kaum muslimin ketika itu bersekutu/berada di pihak kaum Rum. Perang besar yang konon akan banyak mengubah situasi di bumi ini akan dimenangkan oleh golongan di pihak kaum Rum. Mengenai hal ini, salah satu hadis Nabi nya adalah sabda Nabi Muhammad SAW sebagai berikut : Kalian akan mengadakan perdamaian dengan bangsa Rum dalam keadaan aman. Lalu kalian akan berperang bersama mereka melawan satu musuh dari belakang mereka (Hadits shahih yang diriwayatkan Imam Ahmad).

Setelah peristiwa ini maka akan beruntutan muncul dalam waktu yang tak berselang lama tanda-tanda besar lainnya. Di antaranya tanda-tanda tersebut adalah kemunculan Imam Mahdi beserta penaklukan semenanjung arab dan Persia olehnya, pengkhianatan oleh kaum Rum, dan perang besar Al Malhamah Kubro antara Rum dan muslimin, penaklukan Konstantinopel dengan takbir dan tahlil, munculnya Dajjal, turunnya Nabi Isa beserta terbunuhnya Dajjal, perang dengan yahudi dan penaklukan romawi, peperangan dengan bangsa Turks, munculnya Yajuj dan Majuj, wafatnya nabi isa dan imam mahdi, masa-masa aman, terbitnya matahari dari sebelah barat, keluarnya binatang melata yang dapat berbicara, pembenaman di berbagai belahan bumi, munculnya kabut/api yang akan menggiring manusia berkumpul di satu tempat, peniupan sangkakala dan kehancuran alam semesta. Dalam hal urutan terjadinya peristiwa-peristiwa tersebut, ulama mengalami perbedaan pendapat.

Menarik untuk mencermati sejenak tentang berita nubuwwah menyangkut kemunculan imam mahdi. Beliau adalah keturunan rasulullah, bernama persis seperti rasulullah dan ayahnya pun bernama seperti ayah rasulullah, seorang dari kaum Quraisy yang muncul di akhir zaman untuk memenuhi dunia dengan keadilan sebagaimana sebelumnya penuh dengan kezaliman. Ia memerintah di bumi selama 7 atau 9 tahun. Ia menjadi pemimpin tertinggi kaum muslim setelah pada awalnya dibaiat oleh sekelompok kaum muslimin antara sudut kabah dan maqom Ibrahim.

Beliau ada di saat penduduk Arab terbuai dengan kemewahan dunia dan mulai meninggalkan agamanya dengan kondisi umat Islam secara umum dalam puncak kehinaan dan terus didzalimi, beserta banyaknya perselisihan dan pertikaian. Beliau muncul saat wafatnya seorang khalifah/pemimpin Islam, kemudian terjadilah perselisihan dalam perebutan kekuasaan untuk menggantikan pemimpin yang meninggal dunia tersebut. Kemudian imam mahdi keluar dari Madinah menuju Mekkah dan dikejar-kejar oleh sekelompok pasukan besar hingga apabila sampai di sebuah tempat, keseluruhan pasukan pengejar itu ditenggelamkan bumi kecuali satu atau dua orang yang akan mengabarkan berita tersebut.

Banyak umat Islam yang bergabung dengan Imam Mahdi pada awalnya, dan akan berkurang seiring waktu, sejalan dengan beban berat kehidupan dan perjuangan yang harus mereka jalankan. Termasuk di dalamnya semasa perang Al Malhamah Kubro, dimana sepertiga umat Islam murtad dan mundur dari peperangan, sepertiga lagi pasukan mati syahid, dan sepertiga sisanya mendapatkan kemenangan atas izin Allah.

Orang-orang terbaik di antara pengikut imam mahdi dan menjadi bagian penting dari pasukannya adalah bukanlah dari bangsa arab. Akan tetapi rasulullah sudah mensifati mereka sebagai umat Islam yang datang dari arah timur (khurasan). Mengenai hal ini, banyak ulama yang memahami bahwa mereka ini kelak adalah kaum yang berasal dari daerah Persia (yakni kawasan Iraq, Afghanistan, Pakistan dan sekitarnya saat ini).

Mengenai kaum dari Persia yang akan menggantikan posisi bangsa arab ini memiliki berbagai dalil dari hadis rasulullah

Nabi pernah bersabda : Seandainya ilmu (agama) itu berada di bintang Tsuraya, niscaya akan menggapainya orang-orang dari keturunan Persia.

Ketika turun surat Muhammad ayat ke-38, Jika kamu berpaling (dari agama), niscaya Dia (Allah) akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan seperti kamu, maka sebagian sahabat bertanya, Ya Rasulullah, jika kita berpaling, siapakah yang akan menggantikan tempat (kedudukan) kita? Nabi meletakkan tangannya yang penuh berkah ke atas bahu Salman al-Farisi dan bersabda, Dia dan kaumnya (yang akan menggantikan kamu). Demi Zat yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya, jika agama ini bertaburan di Tsurayya, maka sebagian dari orang Persia akan mencarinya dan memegangnya. Sebagai catatan, Salman Al Farisi adalah seorang sahabat nabi yang terkenal, yang berasal dari negeri Persia.

Rasulullah Saw bersabda, Akan berperang tiga orang di sisi perbendaharaanmu. Mereka semua adalah putra khalifah. Tetapi, tak seorangpun di antara mereka yang berhasil menguasainya. Kemudian muncullah bendera-bendera hitam dari arah Timur, lantas mereka memerangi kamu (orang Arab) dengan suatu peperangan yang belum pernah dialami oleh kaum sebelummu. Maka jika kamu melihatnya, berbaiatlah walaupun dengan merangkak di atas salju, karena dia adalah khalifah Allah Al-Mahdi. (HR. HR. Ibnu Majah: Kitabul Fitan Bab Khurujil Mahdi no. 4074)

Tulisan ini sebenarnya saya buat setelah menyaksikan dan mendengar berbagai berita perkembangan terkini di dunia arab saat ini. Sebagaimana yang kita ketahui, terjadi pergolakan saat ini di dunia arab, dimulai dengan tergulingnya kekuasaan pemerintahan yang sudah berpuluh-puluh tahun berkuasa di Tunisia atas tuntutan rakyat banyak, yang kemudian merembet ke berbagai negara arab lainnya seperti Mesir, Syiria, Bahrain, Yaman, Libya dll. Nyaris hampir goyang dan bergolak semua pemerintahan di Arab, dan efeknya pun terasa di Arab Saudi sebagai salah satu negara terbesar di semenanjung arab walaupun saat ini masih tetap stabil.

Saya jadi berpikir, jangan-jangan ini merupakan sebuah pertanda kita semakin dekat dengan apa yang rasulullah sampaikan lebih dari 1400 tahun yang lalu. Banyaknya kezaliman, perselisihan dan pergolakan memang adalah suasana di sekitar kemunculan imam mahdi. Bangsa arab yang mulai luntur dengan agamanya secara umum, dimulai dengan keterbuaian mereka dengan kemakmuran dunia, sudah lama terjadi. Kemudian muncul tanda-tanda luntur nya agama mereka yang lain sebagaimana yang terjadi saat ini dimana banyak terdapat pertumpahan darah di kawasan itu, beserta aksi-aksi demonstrasi yang penuh emosi, yang kesemuanya itu sebenarnya jauh dari tuntunan agama. Tak heran nantinya jika Imam Mahdi sendiri harus berhadapan dengan sebagian bangsa arab yang sudah menyimpang, dan memerangi mereka sampai takluk kembali di atas tuntunan agama yang benar.

Klik / baca juga : Retorika Syiah vs Barat dan Kepungan Serangan Terhadap Islam Sunni.

Tidak jatuh atau belum bergolaknya pemerintahan Arab Saudi sendiri pun masih sejalan dengan sabda nabi, dimana banyak yang mengartikan meninggalnya seorang khalifah dan diikuti dengan kemelut perebutan kekuasaan di era munculnya imam mahdi itu sangat besar kemungkinannya merujuk pada pimpinan kerajaan Arab Saudi. Jadi, jika benar adanya, kemelut nyata hanya akan muncul di Arab Saudi setelah meninggalnya seorang raja mereka. Dan menurutku ini sangat masuk akal dengan kondisi saat ini. Pergolakan di negara tetangga mereka, dan berbagai pertempuran ideologi, termasuk yang mengatasnamakan demokrasi, pastinya sudah mempengaruhi Arab Saudi secara internal. Hanya saja raja mereka saat ini masih cukup kuat dan bisa mengontrol situasi agar tidak keluar jalur. Dan saya tak akan terkejut, jika sepeninggal raja Abdullah yang saat ini berkuasa, dimana ia sendiri dikabarkan menderita penyakit yang serius, sementara pewaris kerajaan selanjutnya juga sudah sakit-sakitan, kemudian urutan setelahnya juga sudah tua, pergolakan bisa saja terjadi di negara tersebut dalam menentukan raja selanjutnya (Silakan klik dan baca juga tulisan berjudul Arab Saudi : Dinasti Yang Menua; Gejala Konflik dan Perpecahan). Jika memang terjadi perebutan kekuasaan, baik sepeninggal raja Abdullah atau raja setelahnya, bisa jadi imam mahdi akan mulai muncul dalam situasi tersebut, wallahu ‘alam.

Kemudian akan menarik jika kita menarik benang merah antara pengikut setia imam mahdi yang konon nantinya berasal dari daerah yang sudah lama bergejolak seperti Iraq, Afganistan, atau Pakistan, dengan apa yang menimpa negara-negara di kawasan itu saat ini. Terlepas dari posisi beragama dan paham mereka saat ini (yang saya yakin saat ini di kawasan itu ada banyak paham dan kelompok Islam, termasuk di dalamnya kelompok menyimpang dan yang disebut teroris). Jika mereka sudah baik agamanya, bagus buat mereka. Jika ada yang salah jalan maka sesungguhnya tak ada yang tak mungkin bagi Allah sebagai Dzat Maha Kuasa dan Yang sangatberkuasa membolak-balikkan hati. Jika seorang preman dan jawara arab yang kasar dan keras semisal Umar bin Khattab yang pernah mengubur hidup-hidup anaknya sendiri di masa jahiliyah bisa menjadi lunak hatinya dan menjadi di antara sebaik-baik umat Islam, begitu juga dengan Hamzah, atau Khalid bin Walid yang pernah menjadi panglima besar kaum kafir Quraisy dan kemudian berbalik menjadi panglima dan pahlawan kaum muslimin, maka tentu juga hal tersebut bisa berlaku di era dan kondisi sekarang, termasuk orang-orang yang berada di kawasan Persia saat ini. Yang jelas dalam kacamata saya, Allah sebagai Dzat yang sebaik-baik pembuat rencana, sepertinya sedang mempersiapkan daerah iniagar terbentukmanusia-manusia yang tangguh. Ya, saya katakan bisa jadi hikmah Allah di balik pergolakan dan kekacauan yang menimpa negeri-negeri semisal Iraq, Afganistan, Pakistan, yang diawali dengan invasi asing pimpinan Amerika Serikat adalah agar terbentuk mental-mental manusia yang kokoh, yang sudah ditempa dalam perang menghadapi persenjataan yang jauh lebih modern, dan yang tak kalah penting adalah mereka memiliki semangat ingin berjuang demi negara dan agamanya. Sehingga pada akhirnya tak ada kelompok yang lebih bagus mental dan semangat juang nya dari pada mereka di muka bumi ini. Dan nantinya dengan bimbingan agama yang benar dibawah pimpinan Imam Mahdi, Allah akan memenangkan mereka atas semua musuh-musuhnya. Mereka inilah yang dikatakan oleh Rasulullah Saw sebagai pasukan yang tidak akan terkena fitnah selamanya atau tidak akan tersesat selama-lamanya. Wallahu alam

Di akhir tulisan dan di atas itu semua, sebagaimana halnya ulama banyak menjelaskan bahwa di antara alasan-alasan beberapa pertanda akhir zaman yang penting tidak ada dalam Al Quran, dan hanya disampaikan melalui hadis rasulullah, adalah dikarenakan perkara itu semua hanya kecil di sisi Allah, sebagaimana kecil dan hinanya Dajjal di sisi Allah sehingga tak layak diutarakan dalam kitab suci Al Quran. Hal yang terpenting adalah untuk mengikuti perintah Allah dengan sebaik-baiknya, dan menjadi seorang muslim yang baik, mempersiapkan bekal untuk hari esok di negeri akhirat kelak. Apa pun yang akan menimpa dan terjadi di dunia, tak terlepas dari suratan ilahi, dan itu semua tak mengubah posisi kita yang dituntut untuk menjalankan agama dengan sebaik-baiknya dalam situasi apa pun juga. Dan memang hidup itu penuh dengan ujian, sebagaimana ujian yang menimpa tiap kaum muslimin yang hikmahnya adalah untuk melihat seberapa kadar keimanan dan ketaqwaan mereka, dan apakah mereka layak ditempatkan di surga.

Semoga tulisan Tanda-Tanda Akhir Zaman dan Kaitannya Dengan Pergolakan dan Demonstrasi Di Dunia Arab Saat Ini bermanfaat (Baca dan Klik juga : Mengutuk Demonstrasi Anarkis Kenaikan BBM)


TAGS Islam Arab Saudi Tanda-Tanda Kiamat revolusi Arab akhir zaman munculnya Imam Mahdi


-

Search

Tulisan Baru