photo bannercreator-nu1_zpsuf9u53ms.gif

Kelinci Dibentak Jadi Sakit, Ternyata Baru Melahirkan

15 Jun 2011

Malang sekali nasibmu duhai kelinciku, padahal mungkin badan masih sakit karena baru beberapa detik atau menit melahirkan anak, eh malah dibentak dan dihardik oleh tuannya. Menyesal deh jadinya. Sebenarnya gak sengaja sih, soalnya gelap dah malam dan hanya kena cahaya lampu secara remang-remang.

Padahal benar-benar marah waktu itu sama si kelinci sampai-sampai alas kandang kupukul-pukul dengankeras sambil membentakakibat ia menggaruk-garuk makanannya sampai nyaris berserakan semuanya. Eh pas kali ketiga atau keempat memukul kandangnya, sementara sang kelinci bersandar ketakutan di pojok belakang, kaget sekali diriku melihat beberapa onggok bulatan kecil merah di sisi pojok kiri kandang, yang ternyataadalah 5 ekor anak kelinci yang baru lahir. Waduh.. lahiran tanpa keranjang atau kotak jadinya. Trus mungkin keinjak lagi ma induk nya yang lari ketika kaget ku bentak tadinya. I am so sorry………

Dan parahnya sang induk jadi sakit sampai sekarang, setelah sempat mencret, kerjaannya cuma bersimpuh aja di pojok kandang dan jarang sekali bergerak. Sudah gak mau makan lagi dua hari. Tambah kurus dan parah aja kondisinya. Waduh….kena penyakit depresi dan stress ia….

Kenapa ya selalu kelinci yang berbulu lebat rentan stres ? Waktu itu yang mati juga berbulu lebat akibat sakit setelah stres, yang pertama stres karena dikawinin, yang lainnya, yang juga masih anaknya, sakit setelah diserang kelinci tetangga jantan yang lain. Waduh..benar-benar lemah mental mereka, padahal kelinci-kelinci ku yang lain, kebetulan tak berbulu lebat, lebih bermental baja dari mereka. Dikawinin secara lebih kasar lagi oleh kelinci jantan lain punpernah, tapi kuat-kuat dan sehat-sehat aja tuh. Dan pernah juga tetangga jantan yang galak masuk ke kandangnya, dan sempat stres bentar, tapi beberapa jam kemudian segar bugar kembali.

Yang jelas semua kasus kematian adalah akibat kesalahan dan kecerobohanku. Kasus ini karena lengah tak persiapan menyiapkan kotak kelahiran, dan kasus sebelumnya karena mungkin belum menguasai teknik mengawinkan kelinci secara benar, dan pembuatan kandang yang amburadul. Sekarang kandang sudah bagus dan tertata sih dengan dasar bambu dan kerangka dari kayu dan kawat.

Kasus ini juga semakin menguatkan opini yang kudapat dari beberapa peternak kelinci lainnya di beberapa website yang mengatakan bahwa kelinci berbulu panjang lebih rentan mati daripada jenis biasa seperti Australia dan Flemish Giant.

Tapi sepertinya pagi ini ada pertanda bagus dari kelinciku yang sakit ini. Setelah kujejali dengan cairan lidah buaya melalui mulutnya kemarin dengan sedikit bawang putih, kemudian perutnya ku usap-usap dua kali lima menit dengan bawang putih, tadi sudah mulai minum dan agak bergaya normal. Tapi gak tau lah ya efektivitasnya, soalnya ini kasus mencretnya karena stres, beda dengan mencret gangguan pencernaan akibat kebanyakan makan konsentrat sebagaimana biasa yang terjadi pada kelinci umur di atas 2 bulan hingga pertengahan bulan ke-3, yang bisa disembuhkan dengan terapi bawang putih seperti disebutkan tadi (pengalamanku sebelumnya tingkat keberhasilannya mencapai 100 %). Berbeda dengan penyakit karena jamuran atau basah di bagian bawah mulut dan kepala,atau bisulanyang gampang disembuhkan dengan suntikan anti jamur, antibiotik, atau salep biasa; penyakit kelinci karena stres benar-benar membuat bingung karena tak tahu harus berbuat apa, dan biasanya selalu berujung pada kematian.

Yah semoga saja kelinciku yang malang ini pada akhirnya bisa sembuh. Kalau gak udah siap-siap dipotong ni daripada menderita terlalu lama, sambil menengok isi perutnya menganalisa apa yang terjadi pada ususnya.

Baca juga artikel terkait dengan kelinci dengan mengklik link di bawah ini :


TAGS obat kelinci kelinci stres beternak kelinci penyakit kelinci obat pengobatan


-

Search

Tulisan Baru