photo bannercreator-nu1_zpsuf9u53ms.gif

Lipitor, Obat Anti-Kolesterol Terbaik Di Dunia, Produk Unggulan Pfizer

29 Jun 2011

Nilai penjualan obat di seluruh dunia mengalami peningkatan tiap tahunnya; di antara bermacam-macam obat tersebut yang palingmemiliki nilai jualadalah Lipitor (atorvastatin), yakni sebuah obat anti-kolesterol yang menjadi produk unggulan pabrik obat Amerika, Pfizer. Pzifer juga merupakan perusahaan farmasi paling besar di dunia saat ini.

Lipitor, sebagai obat anti-kolesterol, sudah menjadi best-selling drug selama bertahun-tahun. Lipitor dipakai oleh jutaan orang di seluruh dunia, bahkan di Amerika Serikat sajaterdapat 20 jutapasien yang diberi resep obat Lipitor oleh dokter. Dari tahun ke tahun, penjualannya rata-rata berkisar US$10 milyar, bahkan di tahun 2006 total penjualannya hampir mencapai US$13 milyar. Nilai penjualan yang sedemikian itu adalah sumber utama pemasukan Pfizer dalam beberapa tahun belakangan ini, yakniberkontribusi terhadap 15% hingga 28% dari totalkeuntungan perusahaan. Maka layaklah jika Lipitor disebut sebagai produk unggulan Pfizer.

Munculnya Lipitor sebagai sebagai paling laris di dunia tak terlepas dari fungsinya sebagai obat anti-kolesterol. Kandungan kolesterol yang berlebihan di dalam tubuh memang banyak dialami oleh manusia di zaman modern ini. Padahal kolesterol yang tinggi terkait erat dengan penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler), yang masih menjadi pembunuh nomor satu di dunia, merenggut nyawa 17 juta jiwa tiap tahunnya. Selain itu kolesterol yang tinggi juga membuat seseorang rentan terkena stroke dan penyakit tekanan darah tinggi.

Selain karena fungsinya, kesuksesan Lipitor juga didukung oleh promosi gencar yang dilakukan oleh Pfizer, baik melalui media, maupun melalui para agen obat mereka. Untuk mempromosikan produk unggulan mereka ini, Pfizer memang tak segan-segan menghabiskan biaya hingga jutaan milyar dollar Amerika.

Sebagai obat anti-kolesterol, Lipitor (atorvastatin) bekerja dengan cara menghambat enzim HMG-CoA reductase yang berperan penting dalam pembentukan kolesterol di tubuh. Lipitor akan mampu menurunkan kadar kolesterol jahat seperti LDL dan trygliserides hingga 40% sampai 60%. Lipitor juga diklaim mampu meningkatkan konsentrasi lemak HDL yang baik bagi tubuh kita. Dengan mengkonsumsi Lipitor, risiko terkena penyakit jantung dan stroke pun bisa dikurangi, termasuk bagi penderita penyakit diabetes dan ginjal. Bahkan ahli-ahli jantung sudah berdebat mengenai perlu tidaknya menambahkan Lipitor pada sumber air minum.

Obat anti-kolesterol Lipitor ini tak serta merta diberikan pada semua penderita kolesterol tinggi. Perubahan pola makan, diikuti dengan pola hidup sehat, dan olahraga yang teratur masih merupakan langkah awal untuk menangani kolesterol yang berlebih di tubuh. Jika pola makan dan hidup sehat tidak memberikan efek yangnyata, barulah obat Lipitor inidiberikan oleh dokter, itupun pasien harus tetap meneruskan pola hidup dan makannya yang sehat.

Terlepas dari kegunaan obat anti-kolesterol ini, Lipitor tak terlepas dari berbagai efek samping sebagaimana obat-obatan lainnya. Lipitor tak boleh diberikan pada pasien yang bermasalah dengan liver (hati), begitu juga pada wanita hamil/menyusui. Kemudian jika muncul gejala berupa gangguan atau sakit di otot, hendaknya pasien juga segera memberitahukannya pada dokter.

Lipitor sebagai obat anti-kolesterol terlaris di pasaran dunia dan sebagai produk unggulan Pfizer, terancam akan kehilangan posisinya. Hal ini terkait dengan segera habisnya masa berlaku hak paten obat di bulan November tahun ini. Untuk diketahui, semua obat jenis baru yang diproduksi memang memperoleh hak patenyang berkisar selama 10 tahun, dimana dalam masa itu suatu perusahaan farmasi memperoleh hak eksklusif dalam memproduksi, mendistribusikan obat,dan menentukan harga obat. Obat yang masih dalam masa hak patennya tidak boleh ditiru oleh perusahaan farmasi manapun. Setelah masa hak paten tersebut habis, maka perusahaan yang lain boleh meniru dan membuat replika obat dengan komposisi yang sama, atau yang lebih akrab kita dengar dengan istilah obat generik. Dengan habisnya hak paten obat, maka tentu Pfizer dengan Lipitornya harus rela menerima fakta bahwa keuntungannya akan berkurang karena harus bersaing dengan perusahaan-perusahaan farmasi laindengan versi obat generiknya yang dijual dengan hargajauh lebih murah.

Sumber referensi : Lipitor.com ; Lipsite.com ; Healthcentral.com

Tulisan lipitor, obat anti-kolesterol terbaik di dunia ini diikutsertakan dalam ADUK di blognya Pakde Cholik.


TAGS obat pengobatan info kesehatan


-

Search

Tulisan Baru