photo bannercreator-nu1_zpsuf9u53ms.gif

Mantan Pemimpin Libya, Khadafi (Gaddafi) Tewas (Foto, Video, Sejarah Hidup)

20 Oct 2011

(Sebelum anda membaca saya ingatkan bahwa dalam artikel di bawah ini ada banyak foto / gambar, dan video yang mengandung unsur kekerasan dan tak layak dilihat sebagian kalangan, terutama anak-anak. Jika anda salah satu dari mereka atau masih di bawah 18 tahun, saya harap anda tak melanjutkan membacanya). Salah seorang yang paling lama berkuasa, setelah 42 tahun memerintah, dimulai dari kudeta tak berdarah militer atas Raja Idris, kemudian menjalani hidup yang ‘luar biasa’ sebagai seorang manusia dengan gaya khas serta kharisma nya, pada akhirnya Muammar Khadafi (Gaddafi) harus tewas di tangan rakyat nya sendiri dalam baku tembak dan pengambil alihan kontrol atas kota kelahirannya yakni Sirte oleh pasukan pemberontak (yang kemudian berganti nama dengan pasukan badan transisi nasional setelah mereka menguasai ibukota Libya, Tripoli). Inilah sekilas kisah sejarah hidup dan tewasnya mantan pemimpin Libya ini beserta foto-foto pendukung.

gaddafi2LIBYA UNREST SIRTE GADDAFIgaddafi

Menjadi penguasa dalam usianya yang ke-27 pada tahun 1969, Gaddafi melakukan berbagai terobosan-terobosan untuk membangun dan mengangkat derajat negaranya yang sebelumnya ‘tak ada apa-apanya’ dan menjadi tempat perang serta lalu lalang tank pada perang dunia kedua. Beberapa hal yang ia lakukan antara lain menasionalisasi perusahaan-perusahaan minyak asing, membangun pabrik baja, membuat sungai buatan raksasa untuk mengalirkan air dari sumber-sumber air gurun ke kota-kota, dan membangun kekuatan angkatan bersenjata Libya. Dengan uang hasil minyak bumi ia pun meningkatkan kualitas kehidupan masyarakatnya, dan ia pun menjadi populer terutama di kalangan yang berpendapatan rendah. Ia pun menanamkan semangat kebangsaan pada bangsanya, dan juga memiliki visi besar menyatukan negara-negara Arab, antara lain tampak dalam wujud usahanya menyatukan Libya, Mesir, dan Suriah dalam sebuah federasi, begitu juga menyatukan Libya-Tunisia, yang sayangnya kedua usahanya tersebut gagal. Libya yang mulai sejahtera pun sering membantu negara-negara tetangganya.

Ia pun selalu menempatkan dirinya dalam posisi anti-barat dan Israel. Sejak awal berkuasa ia pun sudah menutup markas militer Inggris dan Amerika yang sebelumnya ada di Libya. Dalam setiap kesempatan pun ia dengan terang-terangan dan berani mengkritisi kebijakan barat. Tak hanya dengan kata-kata, juga dengan aksi sebagaimana pernah agen Libya terlibat dalam pengeboman pesawat penumpang Amerika di angkasa kota Lockerbie, Skotlandia pada tahun 1988 yang menewaskan 259 penumpang. Libya pun sempat melakukan serangan bom di Jerman yang menewaskan tentara Amerika. Sebagai pembalasan dari kejadian-kejadian tersebut, Amerika pun pernah membom ibukota Libya, Tripoli pada tahun 1986. Tak heran barat menempatkannya sebagai ‘musuh’ dan sering mengkaitkannya dengan gerakan teroris atau revolusi. Khaddafi pun sempat menjalankan program pengembangan senjata pemusnah massal yang berakibat diembargonya Libya oleh PBB dan dunia internasional, tapi kemudian terbebas setelah ia setuju menghentikan program tersebut.

Dalam sudut pandang ekonomi, tak heran ia sangat anti liberalisme dan kapitalisme. Akan tetapi ia pun tidaklah terlalu condong ke kiri yakni ke komunis /marxisme, tapi ia membuat suatu teori nya sendiri yang termuat dalam “Buku Hijau” yang pernah ia publikasikan pada tahun 1976 yang mengambil jalan tengah antara kapitalis dan komunis.

Ia memiliki gaya hidup yang eksentrik, baik dari cara berpakaian, para pengawal wanita, maupun kebiasaannya tetap tidur dalam tenda khas padang pasir walaupun berkunjung ke luar negeri. Dan hal-hal lain sebagainya.

Tetapi, semua itu telah berakhir. Dimulai dengan semangat revolusi / perubahan yang melanda kawasan Timur Tengah, dimulai dari Tunisia kemudian ke Mesir, rakyat Libya pun mulai turun ke jalan pada Februari 2011 ini menuntut turunnya Khaddafi yang sudah 42 tahun berkuasa. Pergerakan pemberontak ini dimulai dari kota Benghazi, dimana Khaddafi menanganinya dengan tindakan opresif, berupa operasi militer. Jika barat dan dunia internasional menuduh Khaddafi membunuh rakyat sipil nya sendiri yang terlibat aksi protes, maka Khaddafi berkata ia hanya menghabisi ‘tikus-tikus barat’, tentara bayaran, atau orang-orang yang sudah tercuci otaknya oleh barat maupun oleh Al Qaeda.

Dunia pun tak tinggal diam melihat aksi represif militer Libya terhadap para demonstran/pemberontak tersebut. Keluarlah resolusi yang mengizinkan serangan NATO yang menghancurkan logistik persenjataan startegis Libya baik pesawat udara, tank, dan senjata-senjata berat. Bahkan kompleks tempat tinggalnya juga ikut terkena serangan udara NATO, dimana menewaskan anak paling bungsu beserta tiga orang cucunya (sebelumnya barat juga pernah membunuh anggota keluarganya). Akan tetapi ia selamat, dan melarikan diri keluar dari ibukota, Tripoli, seiring jatuhnya kota tersebut ke tangan pasukan pemberontak pada tanggal 23 Agustus yang kali ini telah dibantu dan dipersenjatai oleh barat melalui pasukan NATO nya. Ia malah sempat tampil di televisi sambil berkata bahwa ia masih di Libya dan ia tak akan bisa ditemukan keberadaannya.

Libya pun jatuh dalam perang saudara. Orang-orang yang setia pada mantan pemimpinnya pun melawan pasukan pemberontak yang kali ini sudah bernama “Badan Transisi Nasional”. Keberadaan Khaddafi sempat misterius, ada yang mengatakan ia sudah meninggalkan Libya menuju negara tetangga, ada juga yang mengatakan ia berada di tengah gurun luas di selatan Libya, dan yang terakhir mengatakan keberadaannya di kota kampung halamannya. Hal yang terakhir terbukti, dimana Khaddafi tewas tertembak di kota kelahirannya, Sirte, setelah kota tersebut dikepung berminggu-minggu dalam sebuah perlawanan/pertempuran sengit yang telah banyak memakan korban jiwa. Kota Sirte sekaligus juga merupakan kota terakhir yang menjadi basis pasukan / rakyat yang setia pada Khadafi.

Khaddafi sempat diberitakan hendak kabur dari kota Sirte dengan iringin konvoi, tapi NATO mengerahkan pesawat tempurnya. Kompleks tempat persembunyian Khaddafi di kota itu juga dibom lewat udara terlebih dahulu sebelum pasukan koalisi masuk dan menembaki sekelompok pasukan yang berada bersama Khaddafi di dalam sebuah pipa terowongan (lihat gambar bawah). Dalam baku tembak itu Khaddafi dilansir tertembak di kaki, atau badannya. Ia sempat berkata, “Jangan tembak…jangan tembak..” sebagaimana dilansir berita, akan tetapi yang jelas Khaddafi kemudian dinyatakan tewas , termasuk yang diberitakan kemungkinannya karena ikut tertembak di kepala. Sekitar pintu pipa terowongan banyak dicat dengan tulisan-tulisan di antaranya berbunyi : “Disinilah tempat si tikus, Khadafi….” Kepala angkatan bersenjatanya juga ikut tewas, bersama anaknya yang lain yang juga menjadi komandan pertahanan di kota Sirte (laporan terakhir ia dibunuh / disiksa setelah ditangkap hidup-hidup). Mayat Khadafi sendiri sempat di arak di jalanan kota oleh pasukan koalisi. Perlakuan tidak hormat juga terlihat ketika muncul foto-foto orang-orang yang berfoto-foto di depan mayat Khadafi yang tergeletak begitu saja di lantai gudang penyimpanan bersuhu dingin sebuah pusat perbelanjaan di kota Misrata (lihat foto-foto di bagian bawah).

gaddafi7gaddafi10

gaddafi1

Muncul juga berita yang menyebutkan Khadafi tidaklah mati dalam peristiwa tembak menembak tersebut, tetapi nyawanya melayang di tangan massa penangkapnya sebagaimana muncul foto di bawah ini yang memperlihatkan ia berjalan bersama para penangkapnya. Ada kemungkinan ia dibunuh dalam kejadian yang mirip sebuah eksekusi di tengah-tengah massa yang brutal. Terlihat juga video dimana ia masih hidup dan dibawa naik ke atas truk sambil dipukul. Dengan ini muncul juga dugaan Khadafi disiksa lebih dulu sebelum ditembak sampai mati.

gaddafi0

Ada juga video yang menunjukkan tubuh Khadafi (sepertinya sudah jadi mayat, entahlah ) di tengah-tengah massa, dimana ada yang menendang-nendangnya. (Perhatian : video di bawah ini mengandung unsur kekerasan dan tak layak ditonton anak-anak)

[kml_flashembed movie="http://www.youtube.com/v/MVAdyHMFh4k" width="425" height="350" wmode="transparent" /]

[kml_flashembed movie="http://www.youtube.com/v/0JgOpZDHiuw" width="425" height="350" wmode="transparent" /]

[kml_flashembed movie="http://www.youtube.com/v/sb82x9nvug8" width="425" height="350" wmode="transparent" /]

[kml_flashembed movie="http://www.youtube.com/v/fwnKpz8q-l8" width="425" height="350" wmode="transparent" /]

[kml_flashembed movie="http://www.youtube.com/v/Bc7eTUTPmiA" width="425" height="350" wmode="transparent" /]

gaddafi22gaddafi11

gaddafi21gaddafi3

Perayaan sedang berlangsung, terutama oleh masyarakat di kota Benghazi dan Tripoli. Akan tetapi kita lihat saja apakah Libya akan baik setelah tewasnya Khaddafi, pemimpin mereka sendiri yang disingkirkan dan terbunuh dalam perang saudara. Kita saksikan saja nantinya apakah Badan Transisi Nasional Libya akan berhasil membentuk pemerintahan yang kaut dan efektif selepas berakhirnya perlawanan Khaddafi. Kita saksikan saja apakah Libya malah akan bernasib sama dengan Irak, yang kondisinya malah semakin tak stabil dan terus berdarah-darah walaupun Saddam Husein sudah jauh-jauh hari meninggalkan mereka. Yang dikhawatirkan adalah malah terjadi usaha saling merebut kekuasaan disana sesama mereka, dimana banyak sekali orang-orang yang tanpa kendali memegang senjata. Atau malah perang saudara yang dikira sudah selesai malah terus berkecamuk dengan sisa-sisa anggota yang setia pada mantan pemimpinnya yang bisa jadi berkeinginan menuntut balas.

Yang jelas juga, terlepas dari kontroversi kehidupannya dan kebencian sebagian orang padanya, Khadafi tetap teguh dengan prinsip dan sumpahnya dimana ia mati dalam perlawanan yang telah telah ia ikrarkan jauh-jauh hari dimana ia berkata akan mati di tanah Libya dan akan terus berjuang sampai mengalahkan NATO. Berbeda dengan pemimpin Tunisia dan Mesir yang terguling relatif cepat, tanpa perlawanan berarti.

Janda Khadafi, Safiah, dan anak-anaknya, terutama anak wanita satu-satunya Aisha, di pengungsian di negara tetangga (Aljazair) mengutuk perlakuan yang diterima suami / ayah mereka. Mereka akan menuntut sebuah usaha investigasi, yang sepertinya juga akan didukung oleh badan amnesti internasional. Mereka juga meminta agar jenazah Khadafi segera diberikan kepada suku mereka di kota Sirte untuk dikubur.

Safia, istri Khadafiaisha-ayesha1

foto di atas : Safiyah janda Khadafi ,dan Aisha anak perempuan Khadafi (dilaporkan sedang sakit dan dirawat karena syok dengan berita kematian ayahnya, sementara ia juga baru melahirkan)

Selain itu masih terdapat anak-anak lelaki Khadafi yang masih hidup yang sudah melarikan diri ke negara tetangga (Aljazair dan Niger).

muhammad-ghaddafisaif-al-islam1

ITALY GADHAFI SOCCER DOPINGhannibal

Di atas foto-foto anak lelaki Khadafi yang masih hidup : dari kiri atas ke kanan bawah secara berurutan adalah : Muhammad (anak dari istri pertama), Saif Al Islam (kaki terluka, sempat tertangkap tapi akhirnya kabur ke arah padang pasir), Saadi, dan Hannibal. Khusus untuk Saif Al Islam dan Saadi dilaporkan sempat berusaha mengadakan perjanjian damai dengan pasukan koalisi agar Khadafi bisa keluar dari kota Sirte, akan tetapi ditolak oleh kelompok koalisi/pemberontak.

Sementara ada tiga anak lelaki nya yang sudah tewas : Saif Al Arab (terbunuh ketika serangan udara NATO bulan April), Khamis (terbunuh ketika jatuhnya Tripoli), dan Mutassim (terbunuh tak berselang jauh dengan kematian Khadafi). Lihat fotonya secara berurutan di bawah dari kiri ke kanan.

saif-al-arabkhamiskhadafi

mutassim yang ikut tewas

mayat Mutassim

Baca Juga : Renungan (Islam) Terhadap Kejatuhan dan Kematian Khadafi


TAGS foto video sejarah Muammar Gaddafi Khaddafi mati revolusi Arab perang Libya jenazah mayat anak istri Khadafi


-

Search

Tulisan Baru