photo bannercreator-nu1_zpsuf9u53ms.gif

AlQuran - Kehamilan Minimal 6 Bulan; Lahirnya Bayi Terkecil Ketiga Rekor Dunia

21 Jan 2012

Sekitar seminggu yang lalu saya membaca kitab tafsir Ibnu Katsir ringkasan Muhammad Nasib Ar Rifa’i bahasa Indonesia (Gema Insani Press) jilid 4, dimana pada halaman 332 - 334 yang membahas penjelasan Al Qur’an Surah Al-Ahqaaf ayat 15-16 dinyatakan bahwa beberapa sahabat rasulullah, termasuk Ali r.a., Utsman r.a, Ibnu Abbas, dan beberapa sahabat lainnya memakai bagian dari ayat tersebut beserta surah Luqman ayat 14 dan Al Baqarah ayat 233 sebagai dalil bahwa masa kehamilan itu minimal selama enam bulan (kuat dan sahih); dan ternyata hari ini saya membaca berita bayi prematur yang lahir pada umur 24 minggu atau 6 bulan dengan berat kurang dari 270 gram (9,5 ounces) pada Agustus 2011 lalu yang merupakan rekor bayi terkecil ketiga di dunia yang tetap hidup, sehat dan bagus perkembangannya hingga saat ini. Subhanallah….

Ceritanya di waktu itu, seminggu yang lalu, setelah selesai membaca bagian dari kitab tafsir Ibnu Katsir tersebut saya pun bertanya pada mama yang kebetulan berada di sebelah ketika itu.

“Ma…bayi prematur itu didengar dari berita-berita lahirnya banyak pada usia kehamilan 7 bulan ya ?”

Mama saya pun menjawab, “Iya….kalau lahir pada waktu 7 bulan banyak yang selamat, tapi kalau lahir di usia 8 bulan banyak yang meninggal.”

Saya pun berkomentar, “Masa iya sih lahir pada waktu 8 bulan pada mati ? Darimana mama tahu?”

“Iya begitu kenyataannya dari berbagai kejadian dan pengalaman banyak orang,” jawab mama.

Tanpa memberi tahu mama terlebih dahulu bahwa saya baru saja telah membaca penjelasan tafsir Al Quran tentang masa kehamilan minimal 6 bulan, saya pun melanjutkan bertanya,” Kalau lahir di usia 6 bulan mungkin nggak, Ma?”

“Gak mungkin….gak ada anak yang lahir ketika hamil 6 bulan….Kalau 7 bulan baru ada,” kata mama.

Saya pun diam setelah itu. Di dalam pikiran saya hanya berpikiran positif bahwa keterangan sahabat rasulullah yang mulia, yang telah diberi rahmat Allah akan kedalaman pemahaman agama berikut kitabNya pasti lebih mendekati kebenaran. Barangkali mama saya saja yang tak tahu ada anak yang lahir di usia kehamilan 6 bulan. Atau anggaplah ternyata keliru pemahaman sahabat yang mulia, radiyallahu ‘anhu, akan tetapi itu pastinya sangat lumrah karena tak ada manusia yang 100 % tak pernah salah atau keliru, termasuk para sahabat rasulullah tentunya. Bahkan rasulullah saja pernah salah. Tapi karena seorang nabi dan rasul, beliau pun langsung ditegur Allah ketika khilaf sebagaimana yang selalu berlaku pada semua nabi dan rasul.

Bagi anda yang ingin tahu darimana para sahabat radiyallahu ‘anhu tersebut berdalil menyangkut kehamilan itu minimal 6 bulan, di bawah ini saya ungkapkan ayat-ayat Al Quran yang dimaksud dalam paragraf pertama di atas. Perhatikan bagian arti dalam bahasa Indonesia yang dicetak tebal.

al-quran-al-ahqaaf-ayat-15

Artinya : “Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdo’a: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri ni’mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri” (Quran Surah Al Ahqaaf ayat 15).

al-quran-surah-luqman-ayat-14

Artinya : Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. (Quran Surah Luqman ayat 14)

al-baqarah-ayat-233

Artinya : Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (Quran Al Baqarah ayat 233)

Perhatikan kembali bagian yang dicetak tebal di atas. Dalam dua ayat yang terakhir (Luqman dan Al Baqarah) disebutkan bahwa menyusui itu disarankan selama dua tahun jika ingin sempurna, sedangkan dalam Surah Al Ahqaaf ayat 15 disebutkan “Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan.”

2 tahun = 24 bulan yakni untuk menyusui. Sedangkan mengandung sampai selesai menyusui 30 bulan lamanya. Dari sanalah para sahabat yang mulia berdalil bahwa kehamilan minimal itu adalah 6 bulan (yakni 30 bulan dikurangi 24 bulan).

Sahabat sekaligus paman rasulullah, Ibnu Abbas yang pernah didoakan langsung oleh nabi pemahaman akan Al Quran berkata sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim,” Bila seorang wanita melahirkan setelah sembilan bulan mengandung, maka cukuplah dia menyusui anaknya selama 21 bulan. Bila dia melahirkan setelah mengandung tujuh bulan maka cukuplah baginya menyusui bayinya selama 23 bulan. Dan bila dia melahirkan setelah masa mengandung enam bulan maka hendaklah dia menyusui bayinya selama dua tahun penuh…”

Baca dan klik juga tulisan tentang pentingnya menyusui anak dan ASI dalam artikel “Manfaat ASI Eksklusif Bagi Ibu dan Bayi Serta Kaitannya Dengan Gangguan Tingkah Laku Anak”.

Tentang bayi yang lahir di usia 6 bulan yang saya maksud di atas bernama Melinda Star Guido yang lahir di Los Angeles, Amerika Serikat dari seorang ibu berusia 22 tahun yang bernama Haydee Ibarra. Ukurannya tubuh Melinda ketika lahir sangat kecil, bahkan lebih kecil dari botol minuman sejenis Coca Cola sehingga dinyatakan sebagai sebuah keajaiban ia bisa hidup.

Di antara bayi lainnya yang juga memegang rekor sebagai bayi yang terlahir sangat kecil adalah bayi terlahir dengan berat sekitar 280 gram (9,9 ounces) yang saat ini sudah lulus dengan predikat tertinggi sebagai mahasiswa psikologi, dan juga Rumaisa Rahman yang merupakan rekor bayi terkecil ketika lahir di dunia dengan berat hanya 260,8 gram (9,2 ounces) di usia kehamilan 26 minggu, yang saat ini sehat sebagai anak berumur 7 tahun; dua-duanya lahir di Loyola University Medical Cente, Illinois, Amerika Serikat.

Baca berita lengkap sekaligus melihat gambar bayi-bayi tersebut dengan mengklik DISINI (catatan : berita dalam bahasa Inggris).

Maka tak ada kata yang layak saya ucapkan selain Subhanallah (Maha Suci Allah), dan juga Alhamdulillah (Segala Puji Bagi Allah) yang telah memberikan sebuah jawaban dan bukti langsung tentang hal yang pernah saya baca dalam kitab tafsir Al Qur’an seminggu yang lalu berupa berita kelahiran bayi di usia kehamilan 6 minggu yang termasuk rekor bayi terkecil di dunia saat ini, sehingga mudah-mudahan menambah keimanan dan menghilangkan keraguan, jika ada, walaupun dalam bentuk yang sehalus-halusnya.


TAGS Islam unik aneh berita Al Qur'an rekor dunia masa kehamilan minimal bayi prematur berbakti pada orang tua kewajiban anak bayi terkecil dunia


-

Search

Tulisan Baru