photo bannercreator-nu1_zpsuf9u53ms.gif

Ikut Terpengaruh Dengan Informasi Negatif Menyangkut Jokowi

4 Apr 2014

Beberapa hari belakangan ini saya disuguhi dengan informasi-informasi negatif tentang Jokowi, dimana sebagian besarnya bersumber dari informasi yang dibagikan teman-teman pada grup-grup chattingan media sosial yang ada, dan sebagai akibatnya saya menjadi cukup terpengaruh.

Padahal dulunya saya termasuk orang yang boleh dikatakan simpatik pada Jokowi, dan termasuk pada pihak yang tidak antipati pada pencalonannya sebagai presiden RI. Akan tetapi akibat beberapa informasi yang beredar di kalangan teman-teman saya itu, yang kesemuanya adalah golongan terpelajar, saya menjadi berpikir dua kali untuk pro pada Jokowi.

Diantara teman-teman saya tersebut, satu dua orang memang ada yang terjun di dunia politik, dan kebetulan berada di partai yang saat ini berseberangan dengan partai Jokowi. Akan tetapi sebagian besar dari teman saya itu adalah non politikus yang saya anggap cukup kritis dan punya kemampuan menyaring berita atau informasi yang mereka dapatkan.

Pada intinya, informasi-informasi negatif itu menyebutkan Jokowi tak ubahnya sebagai boneka dari pihak-pihak lain yang berkepentingan. Dan golongan yang berada di belakang Jokowi itu cukup kuat dan jaringannya mencakup dunia internasional, yang dengan kekuatannya telah berhasil mencitrakan Jokowi menjadi sosok yang sangat baik di mata rakyat melalui pembentukan opini di media cetak maupun media elektonik, termasuk dengan cara meliput segala kegiatan Jokowi mulai dari hal yang sekecil-kecilnya. Satu hal yang memang saya akui ada benarnya dalam hal ini adalah bagaimana berita tentang Jokowi selama ini memang benar-benar bombastis, muncul terus tiap hari, dan seakan-akan ada bagian khusus yang memang diperuntukkan untuknya.

Saya tak berada di pihak yang benar-benar percaya akan informasi negatif tersebut yang bisa jadi sengaja dibuat oleh lawan politiknya. Akan tetapi informasi yang saya dapat tersebut cukup membuat saya menjadi kritis dan berpikir ulang tentang Jokowi. Apalagi jika mengingat bagaimana melejit secara luar biasanya kiprah Jokowi di dunia politik. Tak genap menyelesaikan tugas di Solo, langsung jadi guernur di Jakarta, dan baru sebentar mengurus Jakarta langsung menjadi salah satu calon presiden Indonesia.

Saya tak tahu seberapa kuat efeknya serangan negatif terhadap Jokowi tersebut di mata pemilih. Apalagi jika melihat kenyataan masyarakat Indonesia secara umum memang masih dengan mudah dipengaruhi media dan opini yang berkembang, tanpa bersikap kritis.

Akan tetapi terlepas dari berita dan info negatif yang ada tentang Jokowi dan bagaimana pengaruhnya, sebagaimana salah seorang teman saya pernah berkata : mau boneka atau tidak, bisa jadi orang Indonesia kali ini lebih merindukan figur yang merakyat dan sederhana dibandingkan sosok yang terkesan arogan.


TAGS opini tentang jokowi politik indonesia pemilu 2014 berita negatif jokowi informasi jelek jokowi penilaian masyarakat calon presiden


-

Search

Tulisan Baru