photo bannercreator-nu1_zpsuf9u53ms.gif

Pemberitaan Politik di Indonesia Yang Terlalu Heboh dan Lebay

6 Sep 2015

Akhir-akhir ini sedang heboh di media-media Indonesia tentang kehadiran ketua DPR Setya Novanto dan juga tokoh politik lainnya yakni Fadli Zon di acara konferensi pers salah satu calon Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, maka terbersit kiranya keinginan untuk sedikit mengomentari pemberitaan ini dimana pada intinya saya menilai terkadang politik di Indonesia terlalu dominan pemberitaannya, terlalu heboh, dan terlalu lebay.

Memangnya kenapa jika menghadiri suatu konferensi pers calon presiden negara lain ? Apa yang salah ?

Barangkali karena kapasitas Setya Novanto sebagai ketua DPR dan juga diperkenalkan oleh Donald Trump di akhir konferensi pers nya sebagai ketua DPR Indonesia. Akan tetapi ia disana kan tidak mewakili DPR Indonesia. Ia hadir menurut yang saya baca lebih sebagai seorang pribadi, dan kebetulan saja ia adalah seorang ketua DPR. Ya mungkin disini letak permasalahannya, karena ia tak akan bisa lepas begitu saja dari posisi jabatannya, apalagi diperkenalkan dalam konferensi pers sebagai ketua DPR Indonesia. Jadi pada intinya tak begitu elok.

Menurut saya sebatas begitu saja pembahasannya, dan tak perlu juga dibesar-besarkan karena juga tak ada kesalahan mendasar menurut pendapat pribadi saya sebagai orang awam.

Saya jadi teringat berita-berita politik lainnya yang tak begitu penting lainnya yang sempat heboh, semisal masalah polemik Jokowi mengatakan Soekarno lahir di Blitar padahal tepatnya lahir di Surabaya (sedangkan perasaan dulu anak-anak sekolah juga sepertinya dikondisikan dari buku pelajaran Soekarno lahir di Blitar). Tapi beberapa media sampai begitu membesar-besarkan dan mengolok-olok Jokowi. Dan masih banyak berita-berita politik lain yang sejenis yang terlalu dibesar-besarkan.

Politik sepertinya sudah terlalu dominan di negara ini, dimana setiap ada kesempatan menjatuhkan lawan politik maka akan dibesar-besarkan di media melalui pemberitaan. Dan capeknya menurut saya media pemberitaan di Indonesia dalam beberapa tahun belakangan ini terlalu penuh dengan politik, sehingga terkadang membuat orang biasa seperti saya menjadi bosan dan muak karena pemberitaan nya yang terlalu heboh, dominan, dan lebay.

 

 


TAGS Dpr Politik opini pendapat Peristiwa


-

Search

Tulisan Baru