photo bannercreator-nu1_zpsuf9u53ms.gif

Dari Fakta Bakteri ke Alam Semesta, dan Cerita Hari Akhir

14 Oct 2016

Apa hubungan bakteri, alam semesta, dan cerita tentang hari akhir atau kiamat?

Awalnya bermula dari penulis yang ingin mereview ulang tafsir ayat yang didengarnya di sebuah stasiun tv kabel dengan cara membuka kembali kitab ringkasan tafsir Ibnu Katsir oleh Muhammad Nasib Ar Rifai yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia

 

 

 

Ayat Al Quran yang didengar adalah akhir surat Al Fajr, terutama bagian yang ditunjukkan jari saya di foto di bawah yang menunjukkan penyesalan dimana ketika neraka jahannam diperlihatkan, orang orang akan berkata alangkah baiknya jika dulu nya mengerjakan amal saleh. Dalam hal ini saya mengkonfirmasi ulang bahwa yang menyesal tak hanya yang berdosa, bahkan yang beramal pun menyesal karena merasa amalnya merasa kurang.

 

 

 

 

 

 

 

Selain baca terjemahan dan penjelasan di foto di atas,  perhatikan juga gambaran tentang neraka jahannam yang punya 70 ribu tali kekang dan tiap tali kekangnya ditarik 70 ribu malaikat menunjukkan betapa besarnya.

Lalu setelah itu penulis membaca hadis di kitab yang sama yang isinya lebih kurang menunjukkan surga itu ada 100 tingkat, dimana tiap tingkatnya berjarak antara langit dan bumi, pemduduk yang di di tingkat atas bisa turun menyapa orang yang di tingkat bawahnya tapi tidak demikian dengan yang di tingkat bawah tak bisa ke atas, menunjukkan perbedaan kedudukan mereka nantinya.

Ya pada intinya sangatlah luas negeri akhirat itu, Neraka saja ada banyak jenisnya, dan salah satu nya adalah neraka jahannam yang luar biasa luas. Begitu juga dengan surga, antar tingkatan saja berjarak langit dan bumi.

Lalu apa hubungan dengan judul tulisan ?

Tak lama setelah itu penulis membaca berita di dailymail tentang ditemukannya bakteri yang hidup di bawah tanah di kedalaman 1,6 mil atau hampir 3 km yang bernama Desulforudis audaxviator yang sumber energinya semata mata atau makanannya adalah radiasi radioaktif uranium padahal tak ada cahaya, oksigen atau karbon.

Dalam kata lain ini adalah pertama kali ada makhluk ditemukan seperti ini. Dengan kata lain makanannya adalah radiasi kosmik berupa proton, elektron, dan inti atom yang tersebar di alam semesta ini, dan memungkinkan ada makhluk lain atau alien ada yang hidup seperti ini di planet planet yang dulu nya dianggap tak mungkin ada kehidupan karena misalnya tak ada atmosfernya.

Ini membuat saya langsung kepikiran akan makhluk makhluk Allah yang beraneka ragam, termasuk yang diciptakan dari unsur api seperti iblis dan jin, dan yang diciptakan dari unsur cahaya seperti malaikat, bahwa memang adalah kuasa Allah untuk menciptakan makhluk dari sumber apa pun, dan kuasa Allah lah menghidupkan mereka sesuai dengan aturan yang ditetapkan bagi masing-masing makhluk.

Saya pun langsung ingat juga bacaan yang menyebutkan bahwa di hari kebangkitan nanti ada macam macam tampilan manusia. Ada yang berwajah binatang, ada yang kelam, ada yang malah berjalan dengan menyeret wajahnya yang di bawah, ada yang mandi keringatnya sendiri sampai dada, dan sebagainya.

Hal itu semua mendadak menjadi sangat masuk akal dengan logika dimana Allah bisa menciptakan makhluk nya untuk hidup dalam kondisi apa pun sesuai keinginan Nya.

Lalu setelah itu pun saya baca berita, masih di dailymail, bahwa ternyata alam semesta lebih rame dari perkiraan sebelumnya, dimana bagian alam semesta yang bisa diamati saja ada kemungkinan dihuni triliunan galaxi. Itu baru bagian alam semesta yang bisa diamati saja.

 

Bayangkan, triliunan galaxi. Di satu galaxi saja entah milyaran atau triliunan juga jumlah bintang seperti matahari, dan di tiap bintang ada banyak planet seperti halnya bumi kita. Sangat sangat luas.

Mendadak bayangan akan surga yang luasnya bagaikan seluas langit dan bumi menjadi masuk akal dengan fakta yang baru sebagiannya terungkap oleh manusia. Begitu juga dengan besarnya neraka.

Demikianlah, pada intinya apa yang saya baca di tafsir kitab Al Quran sekedar untuk mereview tafsir ayat ternyata jadi sumber pemikiran yang terkait dengan dua tulisan berbeda yang saya baca di situs berita online pada hari ini.

 

 

 


TAGS religi islam hari kiamat berita hari akhir bakteri terbaru jumlah galaxi alam semesta pengetahuan


Comment
-

Search

Tulisan Baru