photo bannercreator-nu1_zpsuf9u53ms.gif
  • 20

    Sep

    Protes Nasi Goreng Ciutan Rio Ferdinand, Nasionalisme Rakyat Tinggi ?

    Saya cukup tersenyum ketika pertama kali membaca berita tentang ciutan pesepakbola Rio Ferdinand tentang nasi goreng di Singapura yang ditanggapi riuh beberapa netizen Indonesia yang berkomentar sedikit protes bahwa nasi goreng itu sebenarnya dari Indonesia. Saya tersenyum karena kenyataannya nasi goreng saat ini memang bisa dijumpai dimana-mana terutama terutama di kawasan negara negara sekitar kita seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand. Apalagi bagi orang Indonesia yang sering bepergian ke Singapore dan Malaysia, maka nasi goreng tentu bukan hal yang asing lagi untuk ditemui. Bahkan di Thailand pun ada nasi goreng, diantaranya yang terkenal jadi ciri khas : nasi goreng Pattaya. Lalu di berita juga ditampilkan komentar netizen lain yang mengatakan Indonesia s
    Read More
  • 10

    Sep

    Kabut Asap Tiap Tahun, Pemerintah Membiarkan atau Tak Berdaya ?

    Entah kenapa selalu terjadi bencana kabut asap akibat pembakaran lahan tiap tahunnya di negara Indonesia ini, termasuk yang sudah terjadi dalam beberapa minggu atau beberapa bulan belakangan ini di wilayah Sumatera dan juga mempengaruhi wilayah Kalimantan. Yang menjadi pertanyaan saya adalah kenapa hal ini selalu terjadi berulang-ulang hampir tiap tahun nya ? Apakah pemerintah memang tak mengambil langkah kongkret untuk mencegah kejadian ini terulang lagi terus menerus atau memang sebenarnya “membiarkan” dengan alasan tertentu, dan tak berdaya menghadapinya ? Kemudian pertanyaan selanjutnya yang muncul adalah kenapa di era pemerintahan Pak Harto sepertinya kejadian ini nyaris tak terjadi , dan kenapa baru di era reformasi ini kejadian seperti ini terus menerus terjadi ? Menang
    Read More
  • 6

    Sep

    Pemberitaan Politik di Indonesia Yang Terlalu Heboh dan Lebay

    Akhir-akhir ini sedang heboh di media-media Indonesia tentang kehadiran ketua DPR Setya Novanto dan juga tokoh politik lainnya yakni Fadli Zon di acara konferensi pers salah satu calon Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, maka terbersit kiranya keinginan untuk sedikit mengomentari pemberitaan ini dimana pada intinya saya menilai terkadang politik di Indonesia terlalu dominan pemberitaannya, terlalu heboh, dan terlalu lebay. Memangnya kenapa jika menghadiri suatu konferensi pers calon presiden negara lain ? Apa yang salah ? Barangkali karena kapasitas Setya Novanto sebagai ketua DPR dan juga diperkenalkan oleh Donald Trump di akhir konferensi pers nya sebagai ketua DPR Indonesia. Akan tetapi ia disana kan tidak mewakili DPR Indonesia. Ia hadir menurut yang saya baca lebih sebagai seoran
    Read More
-

Search

Tulisan Baru